InfraSec E-BOOK
ESC
E-BOOK GUIDE • PREPARATION

TECHNICAL INTERVIEW PREPARATION

IT Infrastructure Security Staff
🏢 PT Indomobil Sukses Internasional
👤 Author: Muhammad Fatih Hady
BAB 1

Analisis Lowongan

Job Description

Berdasarkan deskripsi pekerjaan, posisi IT Infrastructure Security Staff memiliki tanggung jawab utama sebagai berikut:

  • Melakukan maintenance server 
  • Melakukan maintenance network 
  • Menangani hardware dan software server 
  • Mengelola Web Server 
  • Mengelola Mail/Exchange Server 
  • Menangani troubleshooting user cabang maupun pusat 
  • Melakukan implementasi security pada infrastruktur perusahaan 

Artinya, perusahaan tidak mencari programmer.

Mereka mencari orang yang memahami bagaimana infrastruktur perusahaan bekerja.

Skill yang Dicari

Dari seluruh kualifikasi, skill yang paling penting adalah

1. TCP/IP Networking ⭐⭐⭐⭐⭐

Ini kemungkinan akan menjadi bagian terbesar pada interview.

Interviewer biasanya akan bertanya Jelaskan bagaimana komputer bisa mengakses website.

atau Bagaimana jika user cabang tidak bisa mengakses server pusat?

Mereka ingin melihat alur berpikir Anda.

2. Linux Server ⭐⭐⭐⭐⭐

Mayoritas Web Server berjalan di Linux.

Minimal Anda harus memahami

  • struktur directory Linux 
  • permission 
  • SSH 
  • service 
  • network 
  • log 

3. Troubleshooting ⭐⭐⭐⭐⭐

Ini kemungkinan menjadi bagian tersulit.

Interviewer tidak ingin mendengar "Saya restart server."

Mereka ingin mendengar Saya melakukan identifikasi masalah terlebih dahulu,
mengecek log,
memastikan service berjalan,
memastikan network normal,
kemudian melakukan isolasi penyebab sebelum mengambil tindakan.

4. Web Server ⭐⭐⭐⭐

Minimal memahami Apache Nginx IIS HTTP

HTTPS SSL Virtual Host Reverse Proxy

5. Network Security ⭐⭐⭐⭐

Minimal memahami Firewall VPN SSH Hardening

Least Privilege CIA Triad Defense in Depth

Tips Interview

Saat menjawab jangan langsung memberi solusi.

Gunakan pola

ProblemAnalisisHipotesisVerifikasiSolusiTestingDokumentasi

Ini menunjukkan cara berpikir seorang Infrastructure Engineer.

BAB 2

TCP/IP Networking

Mengapa TCP/IP Sangat Penting?

Semua komunikasi jaringan menggunakan TCP/IP.

Mulai dari

  • membuka website 
  • login aplikasi 
  • mengirim email 
  • remote server 
  • database 

semuanya menggunakan TCP/IP.

Karena itu interviewer hampir pasti bertanya mengenai materi ini.

OSI Layer

OSI terdiri dari tujuh layer.

Layer 1 — Physical

Bertugas mengirim bit melalui media fisik.

Contoh
  • Kabel UTP 
  • Fiber Optic 
  • Hub 
  • Repeater 

Masalah yang sering terjadi

  • Kabel putus 
  • Port switch mati 
  • NIC rusak 

Troubleshooting

cek lampu LINK
ganti kabel
cek NIC

Bertugas mengirim frame menggunakan MAC Address.

Perangkat Switch Bridge MAC Address Masalah

MAC conflict Loop Broadcast Storm Troubleshooting show mac address-table cek VLAN cek STP

Layer 3 — Network

Menggunakan IP Address Router Routing

ICMP Masalah IP salah Gateway salah Routing salah

Subnet salah

Command ping traceroute ipconfig ip a route

Layer 4 — Transport

Protocol TCP UDP TCP

Reliable
Ada ACK
Three Way Handshake

UDP

Cepat
Tidak ada ACK
Cocok untuk VoIP

TCP Three Way Handshake

ClientSYNServerSYN ACKClientACKConnection Established

Interviewer sangat sering bertanya bagian ini.

DNS

DNS menerjemahkan www.google.com menjadi 142.xxx.xxx.xxx

Jika website bisa dibuka menggunakan IP tetapi tidak menggunakan domain, kemungkinan besar masalahnya ada pada DNS.

Command nslookup dig

DHCP

DHCP memberikan IP secara otomatis.

Proses
DiscoverOfferRequestACK

Disebut DORA Process.

VLAN

VLAN digunakan untuk memisahkan jaringan.

Contoh HR 192.168.10.0/24 IT 192.168.20.0/24

Finance 192.168.30.0/24 Walaupun menggunakan switch yang sama, broadcast tetap terpisah.

Keuntungan
lebih aman
broadcast lebih sedikit
performa meningkat

NAT

Network Address Translation Digunakan agar IP Private dapat mengakses Internet menggunakan Public IP.

Contoh
192.168.1.10Router203.xxx.xxx.xxx

Port Penting

Service

Port

SSH

22

HTTP

80

HTTPS

443

FTP

21

DNS

53

SMTP

25

POP3

110

IMAP

143

RDP

3389

Studi Kasus

Kasus 1

User cabang tidak bisa membuka aplikasi.

Langkah saya

  • Pastikan internet user normal. 
  • Ping gateway. 
  • Ping server. 
  • Traceroute. 
  • Cek DNS. 
  • Cek Firewall. 
  • Cek service aplikasi. 
  • Analisis log. 

Jangan langsung restart server

BAB 3

Server Infrastructure

Apa itu Server?

Server adalah komputer yang menyediakan layanan (service) kepada client melalui jaringan. Di lingkungan perusahaan, server menjadi pusat penyimpanan data, aplikasi, autentikasi pengguna, email, dan website.

Contoh implementasi:

  • Web Server → Menjalankan website perusahaan. 
  • Database Server → Menyimpan data aplikasi. 
  • File Server → Menyimpan dokumen bersama. 
  • Mail Server → Mengelola email perusahaan. 
  • Domain Controller → Mengelola user dan hak akses (Windows Server). 
💡 Tips Interview: Jangan menjawab "server adalah komputer yang lebih besar". Jelaskan bahwa server adalah komputer yang menyediakan layanan kepada client melalui jaringan.

Linux Server

Sebagian besar server perusahaan menggunakan Linux karena stabil, aman, dan gratis.

Distribusi yang sering digunakan:

  • Ubuntu Server 
  • Debian 
  • Rocky Linux 
  • AlmaLinux 
  • Red Hat Enterprise Linux 

Struktur Direktori Linux

Direktori

Fungsi

/

Root directory

/home

Data pengguna

/etc

File konfigurasi

/var

Log dan data aplikasi

/usr

Program dan library

/tmp

File sementara

/opt

Aplikasi tambahan

/boot

File bootloader

Pertanyaan Interview Di mana biasanya file konfigurasi berada?

Jawaban:

Sebagian besar berada di direktori /etc.

Permission Linux

Setiap file memiliki tiga jenis hak akses.

Owner Group Others

Permission:
  • Read (r) 
  • Write (w) 
  • Execute (x) 

Contoh

zsh — terminal
-rwxr-xr--

Artinya:

Owner → rwx Group → r-x Others → r--

Command penting

zsh — terminal
chmod 755 file.sh

chmod 644 index.html

chown www-data:www-data index.html

Service Management

Di Linux modern, service dikelola menggunakan systemd.

Command yang wajib diketahui

zsh — terminal
systemctl status nginx

systemctl start nginx

systemctl stop nginx

systemctl restart nginx

systemctl enable nginx

systemctl disable nginx

Jika interviewer bertanya:

Bagaimana mengecek apakah Apache berjalan?

Jawaban:
zsh — terminal
systemctl status apache2

atau

zsh — terminal
systemctl status httpd

(tergantung distribusi Linux)

Monitoring Resource

Perintah yang wajib dikuasai

CPU

zsh — terminal
top

atau

zsh — terminal
htop

RAM

zsh — terminal
free -h

Output

zsh — terminal
total used free



8G 4G 3G

Disk

zsh — terminal
df -h

Output

zsh — terminal
Filesystem Size Used Avail



/dev/sda1 100G 70G 30G

Jika disk penuh, website sering mengalami error karena tidak bisa menulis log atau file sementara.

Log Linux

Saat troubleshooting, log adalah sumber informasi utama.

Command
zsh — terminal
journalctl -xe

Untuk melihat log service tertentu

zsh — terminal
journalctl -u nginx

atau

zsh — terminal
journalctl -u apache2

Log Apache biasanya berada di

zsh — terminal
/var/log/apache2/

Log Nginx

zsh — terminal
/var/log/nginx/
💡 Tips Interview: Jangan langsung mengatakan "restart service". Sebutkan bahwa Anda akan memeriksa log terlebih dahulu untuk mengetahui penyebab masalah.

Networking Linux

Melihat alamat IP

zsh — terminal
ip a

Melihat routing

zsh — terminal
ip route

Melihat port yang aktif

zsh — terminal
ss -tulpn

Melihat koneksi lama

zsh — terminal
netstat -tulpn

(sering masih digunakan di banyak perusahaan)

Windows Server

Walaupun banyak server menggunakan Linux, Windows Server tetap umum digunakan untuk:

  • Active Directory 
  • File Server 
  • Print Server 
  • IIS 
  • Remote Desktop Services 

Materi yang wajib dipahami:

Active Directory

Fungsi:

  • Mengelola user 
  • Mengelola komputer 
  • Mengelola hak akses 
  • Single Sign-On 

Group Policy (GPO)

Digunakan untuk menerapkan kebijakan ke seluruh komputer.

Contoh:
  • Memblokir Control Panel 
  • Mengatur password policy 
  • Memasang printer otomatis 
  • Menonaktifkan USB Storage 

IIS

Internet Information Services adalah web server bawaan Windows.

Perbandingan singkat:

Apache

Nginx

IIS

Open Source

Open Source

Windows Only

Banyak Modul

Sangat Cepat

Integrasi AD

RAID

RAID digunakan untuk meningkatkan performa atau redundansi data.

RAID 0

Minimal 2 disk.

Keuntungan:
  • Sangat cepat. 

Kekurangan:

  • Jika satu disk rusak, semua data hilang. 

RAID 1

Mirroring.

Minimal 2 disk.

Jika satu disk rusak, server tetap berjalan.

RAID 5

Minimal 3 disk.

Menggunakan parity.

Satu disk boleh rusak tanpa kehilangan data.

Paling sering digunakan di perusahaan.

RAID 10

Gabungan RAID 1 + RAID 0.

Cepat sekaligus aman.

Namun membutuhkan minimal 4 disk.

Virtual Machine

Virtualisasi memungkinkan satu server fisik menjalankan beberapa server virtual.

Software yang umum digunakan:

  • VMware ESXi 
  • Hyper-V 
  • Proxmox VE 

Keuntungan:

  • Hemat biaya perangkat keras. 
  • Mudah membuat server baru. 
  • Snapshot sebelum perubahan. 
  • Backup lebih mudah. 

Backup

Backup adalah salinan data yang digunakan untuk pemulihan ketika terjadi kehilangan data atau kerusakan sistem.

Aturan yang umum digunakan adalah 3-2-1 Backup Rule:

  • 3 salinan data. 
  • 2 media penyimpanan yang berbeda. 
  • 1 salinan berada di lokasi berbeda (off-site). 

Pertanyaan Interview: Mengapa backup penting jika server sudah menggunakan RAID?

Jawaban: RAID melindungi dari kerusakan hard disk, tetapi tidak melindungi dari kesalahan pengguna, ransomware, atau penghapusan data secara tidak sengaja. Backup tetap diperlukan untuk pemulihan data.

BAB 4

Network Security

Pendahuluan

Network Security adalah serangkaian kebijakan, teknologi, dan proses yang bertujuan untuk melindungi jaringan, server, aplikasi, dan data dari akses yang tidak sah, penyalahgunaan, maupun serangan siber.

Sebagai IT Infrastructure Security Staff, Anda tidak hanya dituntut menjaga agar server tetap berjalan (availability), tetapi juga memastikan data aman dan hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang.

CIA Triad

CIA Triad merupakan konsep dasar dalam keamanan informasi yang hampir selalu muncul dalam technical interview.

1. Confidentiality (Kerahasiaan)

Menjamin bahwa informasi hanya dapat diakses oleh pihak yang berhak.

Contoh implementasi:

  • Login menggunakan username dan password. 
  • Multi-Factor Authentication (MFA). 
  • Enkripsi data menggunakan HTTPS. 
  • Pengaturan hak akses folder. 

Contoh kasus:

Data gaji karyawan hanya boleh diakses oleh divisi HR, bukan seluruh karyawan.

2. Integrity (Integritas)

Menjamin bahwa data tidak berubah tanpa izin.

Contoh implementasi:

  • Hash (SHA-256). 
  • Digital Signature. 
  • Checksum. 
  • File Permission. 

Contoh kasus:

File konfigurasi server berubah akibat malware. Administrator dapat membandingkan hash file dengan backup untuk memastikan apakah file telah dimodifikasi.

3. Availability (Ketersediaan)

Menjamin layanan tetap tersedia ketika dibutuhkan.

Contoh implementasi:

  • RAID. 
  • Backup. 
  • UPS. 
  • Load Balancer. 
  • Redundant Network. 

Contoh kasus:

Jika salah satu hard disk rusak, server tetap dapat berjalan karena menggunakan RAID 1 atau RAID 5.

💡 Tips Interview: Berikan contoh nyata ketika menjelaskan CIA Triad. Ini menunjukkan bahwa Anda memahami implementasinya, bukan hanya hafal definisinya.

Defense in Depth

Defense in Depth adalah strategi keamanan yang menggunakan beberapa lapisan perlindungan sehingga jika satu lapisan gagal, masih ada lapisan lain yang melindungi sistem.

Contoh lapisan keamanan:

  • Firewall. 
  • Antivirus. 
  • IDS/IPS. 
  • VPN. 
  • Password Policy. 
  • MFA. 
  • Patch Management. 
  • Monitoring Log. 
  • Backup. 

Contoh:

Seorang hacker berhasil mendapatkan password pengguna.

Namun ia tetap tidak dapat login karena:

  • Akun menggunakan MFA. 
  • Firewall membatasi IP. 
  • Login SSH hanya diperbolehkan menggunakan Public Key. 

Firewall

Firewall adalah perangkat atau software yang mengontrol lalu lintas jaringan berdasarkan aturan (rule).

Firewall dapat:
  • Mengizinkan koneksi. 
  • Menolak koneksi. 
  • Membatasi akses berdasarkan IP, port, atau protokol. 

Contoh:

zsh — terminal
Allow TCP 22

Allow TCP 443

Block All

Artinya:

  • SSH diizinkan. 
  • HTTPS diizinkan. 
  • Semua koneksi lain ditolak. 

Jenis Firewall

Network Firewall

Melindungi seluruh jaringan.

Contoh:
  • Fortinet 
  • Palo Alto 
  • Cisco ASA 

Host Firewall

Berjalan langsung pada sistem operasi.

Contoh:
  • Windows Defender Firewall. 
  • UFW (Ubuntu). 
  • Firewalld (CentOS/RHEL). 

UFW (Uncomplicated Firewall)

Ubuntu menggunakan UFW sebagai firewall bawaan.

Command penting:
zsh — terminal
sudo ufw status

Mengaktifkan firewall

zsh — terminal
sudo ufw enable

Mengizinkan SSH

zsh — terminal
sudo ufw allow 22

Mengizinkan HTTPS

zsh — terminal
sudo ufw allow 443

Menghapus rule

zsh — terminal
sudo ufw delete allow 22

VPN (Virtual Private Network)

VPN membuat koneksi terenkripsi melalui jaringan publik sehingga komunikasi tetap aman.

Contoh implementasi:

Karyawan bekerja dari rumah.Terhubung ke VPN perusahaan.Mengakses server internal.Seluruh komunikasi dienkripsi.

Keuntungan:

  • Aman. 
  • Data terenkripsi. 
  • Dapat mengakses jaringan internal. 

SSH

SSH digunakan untuk melakukan remote server secara aman.

Port default:

22

Contoh login:
zsh — terminal
ssh admin@192.168.1.10

SSH Hardening

Beberapa langkah hardening yang umum dilakukan:

Menonaktifkan login root.
Menggunakan SSH Key Authentication.
Mengubah port default (opsional).
Membatasi IP yang dapat melakukan SSH.
Mengaktifkan Fail2ban.

SSL/TLS

SSL/TLS digunakan untuk mengenkripsi komunikasi antara client dan server.

Tanpa HTTPS

zsh — terminal
Client



↓



Username



↓



Internet



↓



Server

Password dapat disadap.

Dengan HTTPS

zsh — terminal
Client



↓



Encrypted Data



↓



Internet



↓



Server

Data tidak dapat dibaca pihak lain.

Certificate

HTTPS membutuhkan Certificate.

Contoh penyedia:
  • Let's Encrypt 
  • DigiCert 
  • Sectigo 

Jika certificate expired:

Browser biasanya akan menampilkan peringatan:

zsh — terminal
Your connection is not private

IDS dan IPS

IDS (Intrusion Detection System)

Hanya mendeteksi serangan.

Tidak memblokir.

Contoh:

Snort (Detection Mode)

IPS (Intrusion Prevention System)

Selain mendeteksi, IPS juga dapat memblokir serangan secara otomatis.

Authentication vs Authorization

Authentication "Siapa Anda?"

Contoh:

Login menggunakan username dan password.

Authorization "Apa yang boleh Anda lakukan?"

Contoh:

User biasa tidak boleh menghapus database.

Principle of Least Privilege

Setiap pengguna hanya diberikan hak akses minimum sesuai pekerjaannya.

Contoh:
Staff Finance:
Akses folder Finance.

Tidak memiliki akses ke server HR.

Password Policy

Password yang baik:

Minimal 12 karakter.
Huruf besar.
Huruf kecil.
Angka.
Simbol.

Contoh:

zsh — terminal
P@ssword123

Lebih baik menggunakan passphrase seperti:

zsh — terminal
Coffee!Morning2026

Patch Management

Patch Management adalah proses memperbarui sistem operasi dan aplikasi untuk menutup celah keamanan.

Contoh:
zsh — terminal
sudo apt update

sudo apt upgrade

Jangan menunda update keamanan pada server yang terhubung ke internet.

Monitoring Log

Administrator harus rutin memantau log.

Contoh:

Linux

zsh — terminal
journalctl -xe

Nginx

zsh — terminal
tail -f /var/log/nginx/error.log

Apache

zsh — terminal
tail -f /var/log/apache2/error.log

Windows Event Viewer

Studi Kasus

Kasus 1

Server berhasil diping tetapi SSH tidak bisa digunakan.

Analisis:
  • Apakah service SSH aktif? 
  • Apakah firewall membuka port 22? 
  • Apakah IP client diblokir? 
  • Apakah konfigurasi SSH berubah? 

Langkah troubleshooting:

  • Ping server. 
  • Cek systemctl status ssh. 
  • Cek ss -tulpn | grep 22. 
  • Cek ufw status. 
  • Periksa /etc/ssh/sshd_config. 
  • Restart service jika diperlukan. 

Kasus 2

Website menampilkan peringatan "Not Secure".

Kemungkinan penyebab:

  • Sertifikat SSL kedaluwarsa. 
  • Sertifikat tidak sesuai domain. 
  • HTTPS belum dikonfigurasi dengan benar. 

Langkah troubleshooting:

  • Periksa masa berlaku sertifikat. 
  • Pastikan domain sesuai dengan sertifikat. 
  • Periksa konfigurasi HTTPS pada web server. 
  • Restart web server setelah perubahan. 

Prediksi Pertanyaan Interview

Apa itu Firewall?

Jawaban:

Firewall adalah sistem keamanan yang mengontrol lalu lintas jaringan berdasarkan aturan tertentu. Firewall digunakan untuk mengizinkan atau memblokir koneksi sehingga hanya trafik yang sah yang dapat mengakses server.

Mengapa menggunakan VPN?

Jawaban:

VPN mengenkripsi komunikasi antara client dan jaringan perusahaan sehingga data tetap aman meskipun menggunakan internet publik. VPN juga memungkinkan akses ke sumber daya internal secara aman.

Apa perbedaan Authentication dan Authorization?

Jawaban:

Authentication adalah proses memverifikasi identitas pengguna, sedangkan Authorization menentukan hak akses yang dimiliki pengguna setelah berhasil login.

Bagaimana cara mengamankan server Linux?

Jawaban ideal:

  • Update sistem secara berkala. 
  • Gunakan firewall (UFW/Firewalld). 
  • Nonaktifkan login root melalui SSH. 
  • Gunakan autentikasi berbasis SSH Key. 
  • Terapkan prinsip least privilege. 
  • Pantau log secara rutin. 
  • Lakukan backup berkala. 
  • Hapus service yang tidak digunakan. 

Ringkasan BAB 4

Pahami konsep CIA Triad dan berikan contoh implementasinya.
Ketahui fungsi Firewall, VPN, SSH, dan SSL/TLS.
Pahami perbedaan Authentication dan Authorization.
Kuasai konsep Least Privilege dan Defense in Depth.
Saat interview, jelaskan keamanan sebagai kombinasi pencegahan, deteksi, dan pemulihan, bukan hanya penggunaan satu tools.
BAB 5

Web Server & Mail Server

Pendahuluan

Salah satu poin pada job description adalah maintain Web Server dan Mail/Exchange Server. Oleh karena itu, kemungkinan besar interviewer akan menguji pemahaman dasar Anda mengenai kedua layanan tersebut.

Yang dicari bukan kemampuan membuat website, melainkan kemampuan mengelola server yang menjalankan website dan email perusahaan.

Apa itu Web Server?

Web Server adalah software yang menerima permintaan (request) dari browser, memprosesnya, kemudian mengirimkan halaman web kepada pengguna.

Contoh Web Server:
  • Apache HTTP Server 
  • Nginx 
  • Microsoft IIS 

Alur sederhananya:

zsh — terminal
Browser

      │

HTTP Request

      │

Web Server

      │

Website/Application

      │

HTTP Response

      │

Browser

Contoh ketika membuka:

zsh — terminal
https://company.com

Browser akan mengirim HTTP Request ke server.

Server memproses permintaan tersebut.

Kemudian mengirimkan halaman website kembali ke browser.

Apache vs Nginx

Dua web server yang paling sering digunakan.

Apache

Nginx

Lebih lama

Lebih modern

Banyak module

Lebih ringan

Process-based

Event-driven

Mudah dikonfigurasi

Sangat baik menangani ribuan koneksi

Kapan menggunakan Apache?

  • Shared Hosting 
  • Banyak menggunakan PHP 
  • Membutuhkan modul yang lengkap 

Kapan menggunakan Nginx?

  • Traffic tinggi 
  • Reverse Proxy 
  • Load Balancer 
  • API Server 

Tips Interview Jangan mengatakan Apache lebih bagus daripada Nginx atau sebaliknya. Jelaskan bahwa keduanya memiliki kelebihan sesuai kebutuhan.

IIS (Internet Information Services)

IIS adalah Web Server bawaan Windows Server.

Biasanya digunakan apabila perusahaan menggunakan:

  • ASP.NET 
  • .NET Framework 
  • Active Directory 
  • Windows Authentication 

HTTP

HTTP (HyperText Transfer Protocol) Port

zsh — terminal
80

Tidak terenkripsi.

Semua data dikirim dalam bentuk plaintext.

HTTPS

HTTPS menggunakan SSL/TLS.

Port

zsh — terminal
443

Semua komunikasi terenkripsi.

Lebih aman.

Saat interview sering muncul pertanyaan:

Mengapa HTTPS lebih aman?

Jawaban:

Karena seluruh komunikasi antara client dan server dienkripsi menggunakan TLS sehingga data tidak dapat dibaca oleh pihak lain selama proses transmisi.

HTTP Request

Ketika browser membuka website.

zsh — terminal
Browser



↓



GET /



↓



Web Server



↓



HTML



↓



Browser

Method HTTP yang penting.

GET Mengambil data.

POST Mengirim data.

PUT Mengubah data.

DELETE Menghapus data.

HTTP Status Code

Harus dihafal.

Code

Arti

200

OK

301

Moved Permanently

302

Redirect

400

Bad Request

401

Unauthorized

403

Forbidden

404

Not Found

500

Internal Server Error

502

Bad Gateway

503

Service Unavailable

Contoh Kasus

Error 404

Artinya File tidak ditemukan.

Kemungkinan penyebab

  • File terhapus 
  • Salah Virtual Host 
  • Salah Document Root 

Error 500

Masalah berada di server.

Penyebab

  • Permission salah 
  • PHP Error 
  • Konfigurasi salah 

Error 502

Biasanya muncul pada Reverse Proxy.

Contoh
NginxPHP-FPM mati502 Bad Gateway

Error 503

Service sedang down.

Bisa karena

  • Maintenance 
  • Service mati 
  • Resource penuh 

Virtual Host

Virtual Host memungkinkan satu server menjalankan banyak website.

Contoh
zsh — terminal
Server



↓



company.com



↓



Document Root A



↓



blog.company.com



↓



Document Root B

Reverse Proxy

Reverse Proxy berada di depan Web Server.

Fungsinya

  • Menyembunyikan server asli 
  • SSL Termination 
  • Load Balancing 
  • Cache 

Contoh

zsh — terminal
Internet



↓



Nginx



↓



Apache



↓



PHP



↓



Database

SSL Certificate

HTTPS membutuhkan Certificate.

Contoh Let's Encrypt DigiCert Sectigo

Jika Certificate Expired.

Browser akan menampilkan

zsh — terminal
Your Connection is Not Private

Log Web Server

Apache

zsh — terminal
/var/log/apache2/error.log

Nginx

zsh — terminal
/var/log/nginx/error.log

Saat troubleshooting.

Selalu lihat log terlebih dahulu.

Mail Server

Mail Server bertugas mengirim dan menerima email.

Contoh
zsh — terminal
user@gmail.com



↓



SMTP



↓



Mail Server



↓



Internet



↓



Mail Server Tujuan



↓



Inbox

SMTP

Simple Mail Transfer Protocol.

Digunakan untuk Mengirim Email.

Port 25 587 465

POP3

Digunakan untuk Mengambil email.

Port 110 995

Karakteristik Email biasanya diunduh ke komputer.

IMAP

Digunakan untuk Sinkronisasi email.

Port 143 993

Keuntungan Email tetap berada di server.

Bisa diakses dari banyak perangkat.

POP3 vs IMAP

POP3

IMAP

Download Email

Sinkronisasi

Cocok 1 perangkat

Cocok banyak perangkat

Email bisa terhapus dari server

Email tetap di server

Exchange Server

Microsoft Exchange adalah Mail Server enterprise.

Fitur

  • Email 
  • Calendar 
  • Contact 
  • Meeting 
  • Shared Mailbox 

Biasanya digunakan pada perusahaan besar.

MX Record

MX Record menentukan tujuan pengiriman email.

Contoh
zsh — terminal
company.com



↓



MX Record



↓



mail.company.com

Jika MX Record salah.

Email tidak akan sampai.

SPF

Sender Policy Framework.

Mencegah spoofing email.

Menentukan server mana yang boleh mengirim email menggunakan domain perusahaan.

DKIM

DomainKeys Identified Mail.

Email diberi digital signature.

Penerima dapat memverifikasi bahwa email tidak diubah.

DMARC

DMARC bekerja bersama SPF dan DKIM.

Fungsi
  • Menolak email palsu. 
  • Mengurangi phishing. 
  • Memberikan laporan keamanan email. 

Studi Kasus

Kasus 1

Website tidak bisa diakses.

Langkah saya

  • Ping server. 
  • SSH ke server. 
  • Cek service Apache/Nginx. 
zsh — terminal
systemctl status nginx
  • Cek port. 
zsh — terminal
ss -tulpn
  • Cek firewall. 
  • Cek log. 
zsh — terminal
tail -f /var/log/nginx/error.log
  • Restart service jika diperlukan. 

Kasus 2

Website menampilkan Error 500.

Langkah troubleshooting

  • Periksa log aplikasi. 
  • Periksa permission file. 
  • Periksa konfigurasi web server. 
  • Pastikan disk tidak penuh (df -h). 
  • Pastikan service PHP atau backend berjalan. 

Kasus 3

Email tidak terkirim.

Langkah troubleshooting

  • Pastikan SMTP berjalan. 
  • Cek antrean (mail queue). 
  • Verifikasi MX Record. 
  • Periksa SPF, DKIM, dan DMARC. 
  • Cek log Mail Server. 
  • Pastikan firewall tidak memblokir port SMTP. 

Prediksi Pertanyaan Interview

Apa perbedaan Apache dan Nginx?

Jawaban:
Apache menggunakan model process/thread dan memiliki banyak modul. Nginx menggunakan arsitektur event-driven sehingga lebih efisien untuk menangani koneksi dalam jumlah besar. Pemilihan bergantung pada kebutuhan aplikasi dan beban kerja.

Apa fungsi Reverse Proxy?

Jawaban:
Reverse Proxy menerima request dari client, kemudian meneruskannya ke backend server. Fungsinya antara lain meningkatkan keamanan, melakukan load balancing, SSL termination, dan caching.

Mengapa HTTPS lebih aman daripada HTTP?

Jawaban:
HTTPS menggunakan TLS untuk mengenkripsi komunikasi sehingga data seperti username dan password tidak mudah disadap selama transmisi.

Apa perbedaan SMTP, POP3, dan IMAP?

Jawaban:
SMTP digunakan untuk mengirim email. POP3 digunakan untuk mengambil email dengan cara mengunduhnya ke perangkat. IMAP menyinkronkan email sehingga isi kotak masuk tetap konsisten di berbagai perangkat.

Ringkasan BAB 5

Pahami alur kerja web server dari browser hingga aplikasi.
Hafalkan HTTP Status Code yang paling umum (200, 404, 500, 502, 503).
Ketahui perbedaan Apache, Nginx, dan IIS.
Pahami fungsi Reverse Proxy dan SSL/TLS.
Kuasai konsep dasar Mail Server, SMTP, POP3, IMAP, MX Record, SPF, DKIM, dan DMARC.
Saat troubleshooting, biasakan memeriksa status service, port, firewall, dan log sebelum melakukan restart atau perubahan konfigurasi.
BAB 6

Studi Kasus Troubleshooting

Pendahuluan

Pada technical interview posisi IT Infrastructure Security Staff, interviewer biasanya tidak terlalu fokus pada definisi. Mereka lebih ingin mengetahui bagaimana cara Anda berpikir ketika menghadapi masalah.

Gunakan pola berikut saat menjawab:

Identify → Analyze → Verify → Solve → Test → Document

Jangan langsung mengatakan:

"Saya restart server."

Lebih baik:

"Saya akan mengidentifikasi sumber masalah terlebih dahulu, memeriksa log, mengecek service dan konektivitas jaringan, baru kemudian menentukan tindakan yang paling tepat."

Studi Kasus 1

Website Tidak Bisa Diakses

Skenario

User melaporkan website perusahaan tidak bisa dibuka.

Langkah Analisis

1. Pastikan masalah terjadi pada semua user

Tanyakan:

  • Semua user mengalami? 
  • Hanya user tertentu? 
  • Hanya dari kantor cabang? 
Jika hanya satu userKemungkinan masalah di sisi client.Jika semua userKemungkinan masalah pada server.

2. Ping Server

Windows

zsh — terminal
ping 192.168.1.100

Linux

zsh — terminal
ping 192.168.1.100
Jika tidak replyPeriksa jaringan.Jika replyLanjut cek web server.

3. SSH ke Server

zsh — terminal
ssh admin@192.168.1.100
Jika gagalKemungkinan
  • SSH mati 
  • Firewall 
  • Network 

4. Cek Service

Apache

zsh — terminal
systemctl status apache2

Nginx

zsh — terminal
systemctl status nginx

Jika inactive

zsh — terminal
systemctl restart nginx

Tetapi...

Jangan berhenti di sini.

Cari tahu mengapa service mati.

5. Cek Log

Apache

zsh — terminal
tail -f /var/log/apache2/error.log

Nginx

zsh — terminal
tail -f /var/log/nginx/error.log

Log hampir selalu memberikan petunjuk penyebab.

6. Cek Disk

zsh — terminal
df -h

Jika

zsh — terminal
100%

Website bisa gagal karena log tidak bisa ditulis.

Kesimpulan

Urutan berpikir

NetworkSSHServicePortFirewallLogStorage

Interview

Q Website tidak bisa diakses.

Apa yang Anda lakukan?

Jawaban Ideal Saya akan memastikan apakah masalah terjadi pada semua pengguna atau hanya sebagian. Selanjutnya saya mengecek konektivitas ke server menggunakan ping, memastikan service web server berjalan menggunakan systemctl, memeriksa log Apache atau Nginx, mengecek kapasitas disk, memastikan port 80 atau 443 terbuka, kemudian melakukan perbaikan berdasarkan penyebab yang ditemukan. Setelah layanan kembali normal, saya melakukan pengujian dan mendokumentasikan hasil troubleshooting.

Studi Kasus 2

Server Tidak Bisa Di-SSH

Penyebab

  • SSH Service mati 
  • Firewall 
  • Salah IP 
  • Port berubah 
  • Password salah 
  • SSH Config rusak 

Langkah

PingSSHStatus Service
zsh — terminal
systemctl status ssh
Port
zsh — terminal
ss -tulpn
Firewall
zsh — terminal
ufw status
Config
zsh — terminal
/etc/ssh/sshd_config

Studi Kasus 3

Server Sangat Lambat

Gejala

Website loading sangat lama.

Kemungkinan

CPU tinggi RAM penuh Disk penuh Banyak proses

Database lambat

CPU

zsh — terminal
top

atau

zsh — terminal
htop

RAM

zsh — terminal
free -h

Disk

zsh — terminal
df -h

Proses

zsh — terminal
ps aux

Cari proses yang menggunakan CPU paling tinggi.

Analisis

Misalnya CPU

98%Ternyata backup sedang berjalan.Jadwalkan backup di luar jam kerja.

Studi Kasus 4

Disk Server Penuh

Command

zsh — terminal
df -h

Cari folder terbesar

zsh — terminal
du -sh /*

Biasanya

  • Log 
  • Backup 
  • Upload 
  • Cache 

Jangan langsung

zsh — terminal
rm -rf

Pastikan file memang aman untuk dihapus.

Studi Kasus 5

User Tidak Mendapatkan IP

Gejala IP menjadi 169.254.x.x Artinya

DHCP gagal.

Langkah Cek

DHCP ServiceKabelSwitchVLANDHCP ScopeRelay

Studi Kasus 6

DNS Tidak Berfungsi

Gejala Website Tidak bisa www.company.com

Tetapi Bisa 192.168.1.20 Artinya DNS bermasalah.

Command
zsh — terminal
nslookup company.com

atau

zsh — terminal
dig company.com

Studi Kasus 7

Email Tidak Terkirim

Cek

SMTPMX RecordFirewallMail QueueLog

Studi Kasus 8

HTTPS Error

Browser

zsh — terminal
Your Connection is Not Private

Kemungkinan Certificate expired Domain tidak cocok

Intermediate Certificate hilang

Studi Kasus 9

Error 502 Bad Gateway

Biasanya

NginxPHP-FPM Mati502

Cek

zsh — terminal
systemctl status php8.2-fpm

Studi Kasus 10

Error 500

Penyebab Permission PHP Database Config

Log

Studi Kasus 11

VLAN Tidak Berfungsi

Kemungkinan Port salah VLAN Trunk gagal

Native VLAN berbeda Switch belum dikonfigurasi

Studi Kasus 12

Tidak Bisa Ping Gateway

Urutan pemeriksaan:

  • Kabel jaringan. 
  • Link LED NIC. 
  • Konfigurasi IP. 
  • Subnet Mask. 
  • Default Gateway. 
  • VLAN. 
  • Switch Port. 

Studi Kasus 13

Service Database Mati

Cek

zsh — terminal
systemctl status mysql

atau

zsh — terminal
systemctl status postgresql

Lihat log Restart hanya jika penyebab telah diketahui.

Studi Kasus 14

Firewall Memblokir Aplikasi

Cek

zsh — terminal
ufw status

atau Firewall Windows Pastikan port aplikasi dibuka.

Studi Kasus 15

Server Restart Sendiri

Kemungkinan Power Supply UPS Overheat

RAM Kernel Panic Hardware Failure Lihat

zsh — terminal
journalctl -b -1

untuk log boot sebelumnya.

Studi Kasus 16

Website Bisa Diakses dari Lokal, Tetapi Tidak dari Internet

Kemungkinan penyebab:

  • NAT belum dikonfigurasi. 
  • Firewall memblokir port 80/443. 
  • Port Forwarding belum dibuat. 
  • DNS publik salah. 
  • ISP memblokir port tertentu. 

Studi Kasus 17

Latency Tinggi

Gunakan:

zsh — terminal
ping

dan

zsh — terminal
traceroute

Periksa apakah keterlambatan terjadi di jaringan lokal, gateway, atau ISP.

Studi Kasus 18

RAID Degraded

Gejala:

RAID masih berjalan tetapi salah satu disk gagal.

Tindakan:
  • Identifikasi disk yang rusak. 
  • Ganti disk dengan spesifikasi yang sama. 
  • Biarkan proses rebuild selesai. 
  • Jangan mematikan server tanpa alasan. 

Studi Kasus 19

Backup Gagal

Langkah:

  • Periksa ruang penyimpanan. 
  • Periksa izin akses. 
  • Periksa jadwal backup. 
  • Periksa log aplikasi backup. 
  • Uji proses restore. 

Catatan: Backup yang tidak pernah diuji proses restore-nya dianggap belum valid.

Studi Kasus 20

Brute Force SSH

Gejala:

Log menunjukkan banyak percobaan login gagal dari IP yang berbeda.

Tindakan:
  • Periksa log SSH. 
  • Aktifkan Fail2ban. 
  • Nonaktifkan login root. 
  • Gunakan SSH Key Authentication. 
  • Batasi akses berdasarkan IP jika memungkinkan. 

Framework Troubleshooting yang Disukai Interviewer

Ketika diberi studi kasus, gunakan pola berikut:

  • Identifikasi masalah 
  • Kumpulkan informasi (ping, log, status service) 
  • Analisis kemungkinan penyebab 
  • Verifikasi hipotesis 
  • Lakukan perbaikan 
  • Uji hasil 
  • Dokumentasikan penyelesaian 

Framework ini menunjukkan bahwa Anda memiliki pola pikir seorang engineer, bukan sekadar menghafal perintah.

Ringkasan BAB 6

Jangan langsung melakukan restart.
Selalu mulai dari:
  • Konektivitas 
  • Service 
  • Port 
  • Firewall 
  • Log 
  • Resource (CPU, RAM, Disk) 
Log adalah sumber informasi utama saat troubleshooting.
Tunjukkan proses berpikir yang sistematis saat menjawab studi kasus.
BAB 7

50 Prediksi Technical Interview & Contoh Jawaban

💡 Klik pertanyaan untuk melihat/menyembunyikan jawaban. Mode Flashcard aktif!

Cara Menjawab Technical Interview

Gunakan metode berikut ketika menjawab pertanyaan teknis.

Konsep → Implementasi → Contoh Pengalaman

Contoh:

Interviewer Apa itu Firewall?

Jawaban yang kurang baik:

Firewall untuk keamanan.

Jawaban yang baik:

Firewall adalah sistem keamanan yang mengontrol lalu lintas jaringan berdasarkan aturan tertentu. Di perusahaan firewall digunakan untuk membatasi akses ke server sehingga hanya port dan IP tertentu yang diizinkan. Saat magang saya juga terbiasa memastikan layanan yang diperlukan saja yang dibuka agar mengurangi risiko akses yang tidak sah.

Networking

#1

1. Apa itu TCP/IP?

Jawaban TCP/IP adalah sekumpulan protokol komunikasi yang memungkinkan perangkat saling bertukar data melalui jaringan. TCP bertanggung jawab memastikan data terkirim dengan benar, sedangkan IP bertugas menentukan alamat tujuan paket.

#2

2. Apa perbedaan TCP dan UDP?

TCP

UDP

Reliable

Tidak reliable

Ada ACK

Tidak ada ACK

Lebih lambat

Lebih cepat

HTTP, HTTPS, SSH

DNS, VoIP, Streaming

#3

3. Jelaskan Three-Way Handshake.

Jawaban:

  • Client mengirim SYN. 
  • Server membalas SYN-ACK. 
  • Client membalas ACK. 

Setelah itu koneksi terbentuk.

#4

4. Apa fungsi DNS?

Jawaban:

DNS menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP sehingga pengguna tidak perlu mengingat alamat IP server.

#5

5. Apa fungsi DHCP?

Jawaban:

DHCP memberikan alamat IP secara otomatis kepada client sehingga administrator tidak perlu mengatur IP satu per satu.

#6

6. Apa itu VLAN?

Jawaban:

VLAN digunakan untuk memisahkan jaringan secara logis sehingga broadcast domain lebih kecil dan keamanan meningkat.

#7

7. Apa perbedaan Hub, Switch, dan Router?

Hub

Switch

Router

Broadcast ke semua port

Berdasarkan MAC Address

Berdasarkan IP Address

#8

8. Apa itu NAT?

Jawaban:

NAT mengubah alamat IP private menjadi IP public agar perangkat di jaringan lokal dapat mengakses internet.

#9

9. Apa itu Default Gateway?

Jawaban:

Gateway adalah alamat router yang digunakan perangkat untuk mengirim paket ke jaringan lain.

#10

10. Port apa saja yang wajib dihafal?

Port

Fungsi

22

SSH

53

DNS

80

HTTP

443

HTTPS

25

SMTP

110

POP3

143

IMAP

3389

RDP

Linux

#11

11. Mengapa Linux banyak digunakan sebagai server?

Karena stabil, ringan, aman, dan memiliki komunitas yang besar.

#12

12. Bagaimana mengecek penggunaan disk?

zsh — terminal
df -h
#13

13. Bagaimana mengecek penggunaan RAM?

zsh — terminal
free -h
#14

14. Bagaimana melihat proses yang berjalan?

zsh — terminal
top

atau

zsh — terminal
htop
#15

15. Bagaimana mengecek service?

zsh — terminal
systemctl status nginx
#16

16. Di mana biasanya log Linux berada?

Jawaban:

Sebagian besar log berada di:

zsh — terminal
/var/log
#17

17. Bagaimana melihat IP Address?

zsh — terminal
ip a
#18

18. Bagaimana melihat routing?

zsh — terminal
ip route
#19

19. Apa fungsi chmod?

Mengubah permission file.

#20

20. Apa fungsi chown?

Mengubah owner file.

Server

#21

21. Apa itu RAID?

RAID adalah teknologi yang menggabungkan beberapa hard disk untuk meningkatkan performa atau redundansi data.

#22

22. Perbedaan RAID 1 dan RAID 5?

RAID 1 menggunakan mirroring.

RAID 5 menggunakan parity.

#23

23. Apa itu Virtual Machine?

VM memungkinkan beberapa sistem operasi berjalan dalam satu server fisik menggunakan hypervisor.

#24

24. Mengapa Backup tetap diperlukan meskipun sudah menggunakan RAID?

Karena RAID hanya melindungi dari kerusakan hard disk, bukan dari ransomware, human error, atau penghapusan data.

#25

25. Apa itu Hypervisor?

Software yang mengelola Virtual Machine.

Contoh:

VMware ESXi Hyper-V Proxmox

Network Security

#26

26. Apa itu CIA Triad?

Confidentiality Integrity Availability

#27

27. Apa fungsi Firewall?

Mengontrol lalu lintas jaringan berdasarkan rule tertentu.

#28

28. Apa itu VPN?

VPN membuat koneksi terenkripsi melalui internet sehingga pengguna dapat mengakses jaringan internal dengan aman.

#29

29. Apa itu SSH?

Protocol untuk remote server secara aman.

#30

30. Bagaimana cara mengamankan server Linux?

Jawaban ideal:

  • Update sistem 
  • Firewall 
  • SSH Key 
  • Disable root login 
  • Least Privilege 
  • Monitoring log 
  • Backup 

Web Server

#31

31. Apa perbedaan Apache dan Nginx?

Apache menggunakan process/thread.

Nginx menggunakan event-driven.

#32

32. Apa fungsi Reverse Proxy?

Meneruskan request dari client ke backend server sekaligus meningkatkan keamanan dan performa.

#33

33. Apa itu HTTPS?

HTTP yang menggunakan TLS untuk mengenkripsi komunikasi.

#34

34. Apa arti Error 404?

File tidak ditemukan.

#35

35. Apa arti Error 500?

Terjadi kesalahan pada sisi server.

#36

36. Apa arti Error 502?

Biasanya backend server tidak merespons (misalnya PHP-FPM mati).

#37

37. Apa arti Error 503?

Service tidak tersedia atau sedang overload.

Mail Server

#38

38. Apa fungsi SMTP?

Mengirim email.

#39

39. Apa fungsi POP3?

Mengambil email dengan cara mengunduhnya ke perangkat.

#40

40. Apa fungsi IMAP?

Menyinkronkan email sehingga dapat diakses dari banyak perangkat.

#41

41. Apa fungsi MX Record?

Menentukan tujuan pengiriman email untuk suatu domain.

#42

42. Apa itu SPF, DKIM, dan DMARC?

Ketiganya digunakan untuk meningkatkan keamanan email dan mengurangi spoofing maupun phishing.

Troubleshooting

#43

43. Website tidak bisa diakses. Apa yang Anda lakukan?

Jawaban ideal:

  • Cek konektivitas. 
  • Cek service. 
  • Cek firewall. 
  • Cek port. 
  • Cek log. 
  • Cek resource server. 
  • Uji kembali. 
#44

44. Server lambat. Apa yang diperiksa?

CPU RAM Disk Network Log Database

#45

45. User tidak mendapatkan IP.

Cek:

DHCP Switch VLAN Kabel

#46

46. Website bisa dibuka menggunakan IP tetapi tidak menggunakan domain.

Kemungkinan besar masalah berada pada DNS.

#47

47. HTTPS menampilkan "Not Secure".

Periksa:

Certificate Tanggal kedaluwarsa Konfigurasi HTTPS

#48

48. SSH gagal.

Periksa:

Service Firewall Port Konfigurasi SSH

#49

49. Bagaimana cara Anda melakukan troubleshooting?

Jawaban terbaik:

Saya memulai dengan mengidentifikasi masalah dan mengumpulkan informasi terlebih dahulu. Setelah itu saya melakukan analisis untuk menentukan kemungkinan penyebab, kemudian memverifikasi hipotesis menggunakan log, status service, dan pengujian konektivitas. Setelah menemukan akar masalah, saya melakukan perbaikan, menguji hasilnya, dan mendokumentasikan langkah-langkah yang telah dilakukan agar masalah serupa dapat ditangani lebih cepat di masa mendatang.

#50

50. Ceritakan pengalaman troubleshooting Anda.

Jawaban yang bisa Anda gunakan (disesuaikan dengan pengalaman Anda):

Selama magang sebagai IT Data Center, Network, and Security di LRT Jabodebek dan IT Network Services di PT Surya Citra Media (SCM), saya terlibat dalam pemantauan perangkat jaringan dan server serta membantu proses troubleshooting ketika terjadi gangguan. Pendekatan yang saya gunakan selalu dimulai dari identifikasi masalah, pengecekan konektivitas jaringan, pemeriksaan konfigurasi dan status layanan, hingga memastikan solusi yang diterapkan benar-benar menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan dampak baru. Pengalaman tersebut mengajarkan saya pentingnya berpikir sistematis, membaca log, dan mendokumentasikan hasil troubleshooting.

⚡ INSTANT PREP

CHEAT SHEET (1 Hari Sebelum Interview)

Command Linux Penting

zsh — terminal
ip a                  # Melihat IP

ip route              # Routing

ping                  # Uji konektivitas

traceroute            # Jalur paket

nslookup              # Uji DNS

dig                   # Query DNS

systemctl status      # Status service

journalctl -xe        # Log sistem

df -h                 # Kapasitas disk

du -sh                # Ukuran folder

free -h               # Penggunaan RAM

top / htop            # Monitoring proses

ss -tulpn             # Port yang listening

tail -f               # Monitoring log

Port yang Wajib Hafal

Layanan

Port

SSH

22

FTP

21

SMTP

25

DNS

53

HTTP

80

POP3

110

IMAP

143

HTTPS

443

IMAPS

993

POP3S

995

RDP

3389

Alur Troubleshooting

  • Identifikasi masalah. 
  • Kumpulkan informasi. 
  • Analisis kemungkinan penyebab. 
  • Verifikasi dengan command dan log. 
  • Lakukan perbaikan. 
  • Uji hasil. 
  • Dokumentasikan. 
🎯 WRAP UP

Penutup

Dengan menguasai materi pada modul ini, Anda telah mencakup sebagian besar kompetensi yang biasanya diuji untuk posisi IT Infrastructure Security Staff tingkat fresh graduate. Yang paling penting saat interview bukanlah menghafal seluruh command, melainkan menunjukkan cara berpikir yang sistematis, memahami konsep dasar, dan mampu menghubungkan teori dengan pengalaman yang Anda miliki selama magang di LRT Jabodebek dan PT Surya Citra Media (SCM).